Pengertian lembaga perbankan di Indonesia dan jenisnya.

Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mengenal bank yang melakukan aktivitas seperti menghimpun dana, mentransfer dana, dan menyediakan layanan perbankan lainnya. Di Indonesia, jenis bank yang beroperasi dapat dikelompokkan berdasarkan fungsi, operasional, kepemilikan, dan status

Lembaga keuangan bank bukanlah hal baru saat ini, dan rata-rata kategori orang dewasa berusia minimal 17 tahun sudah memiliki fasilitas dan akses perbankan. Cocok untuk pribadi, sekolah, kerja, dan lain sebagainya.

Terutama usia produktif ketika sebagian besar masyarakat mempunyai pekerjaan atau usaha. Tentunya Anda akan membuat akun tertentu, dan perbankan menjadi kebutuhan pokok saat ini.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang institusi perbankan di Indonesia

Apa itu Lembaga Perbankan?

Lembaga perbankan merupakan penyedia jasa keuangan yang sudah sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Bank menyediakan berbagai layanan, seperti melakukan penyetoran tunai melalui mesin dan mengunjungi kantor cabang.

Anda juga dapat melakukan transfer antar rekening dalam dan luar negeri, menukarkan valuta asing, dan membayar tagihan.

Lembaga perbankan juga menyediakan layanan tabungan dan investasi. Anda bisa mendapatkan perlindungan dalam bentuk deposito berjangka, tabungan mata uang asing, emas, dan investasi. Sebab saat ini bank juga melayani pembelian saham ritel, ORI, dan lain sebagainya.

Keuntungan diperoleh bagi kedua belah pihak. Anda sebagai nasabah mendapatkan keuntungan dengan memberikan bunga yang dihitung berdasarkan tabungan yang dimiliki dalam jangka waktu tertentu.

Kemudian lembaga keuangan bank mendapatkan keuntungan dari selisih bunga pinjaman yang dibayarkan nasabah. Bank memiliki cabang bisnis lain untuk mengelola dana, seperti pembayaran, debit, dan kredit.

Jenis lembaga perbankan di Indonesia.

Berdasarkan fungsinya, berikut adalah jenis-jenis lembaga perbankan yang ada di Indonesia

  • Bank pusat:

Lembaga perbankan ini memiliki fungsi utama mencetak uang, menetapkan suku bunga, memastikan stabilitas keuangan, dan menetapkan kebijakan moneter. Dikelola langsung oleh pemerintah dan umumnya tidak melayani transaksi masyarakat.

  • Bank komersial

Fungsi utamanya adalah sebagai perantara keuangan yang beroperasi secara konvensional atau syariah. Melayani transaksi umum, menghimpun dana kemudian menyalurkannya kepada perorangan maupun perusahaan yang membutuhkan dalam bentuk pinjaman.

Pengelolaannya ada yang melibatkan pemerintah, namun sebagian besar swasta. Misalnya saja BCA, Mandiri , BNI, BRI, BTN Syariah, BSI, Muamalat , dan lain sebagainya.

Sedangkan contoh lembaga keuangan non bank antara lain koperasi, bursa efek, sewa guna usaha, perusahaan asuransi, dan dana pensiun, itulah penjelasan mengenai lembaga keuangan perbankan di Indonesia, apakah anda sudah cukup memahaminya?

Perbedaan Lembaga Bank dan Non Bank Beserta Contohnya

Meski lini bisnisnya serupa, namun pemberian layanan di bidang keuangan kepada bank konsumen dan lembaga non-bank berbeda. Berikut beberapa poin perbedaannya:

  1. Lembaga keuangan bank menghimpun dana secara langsung melalui tabungan, giro, dan deposito maupun secara tidak langsung. Sedangkan lembaga keuangan non bank hanya menghimpun dana secara tidak langsung.
  2. Perbankan mempunyai kewenangan mencetak giro (Bank Indonesia) dan dapat mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Sementara itu, non-bank tidak bisa melakukan hal tersebut karena tidak punya kewenangan.
  3. Tujuan utama menyimpan uang nasabah pada bank adalah untuk memperoleh pendapatan bunga, keamanan, dan kenyamanan. Sementara itu, simpanan pada lembaga keuangan non bank bertujuan untuk mendapatkan tambahan pendapatan, investasi, pembelian, dan lain-lain.

Lembaga perbankan dan non-bank memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian, dan kedua kategori ini bisa dijadikan alternatif solusi ketika Anda mengalami permasalahan keuangan.

Sektor perbankan dan keuangan telah mengalami modernisasi dalam beberapa tahun terakhir, terutama difasilitasi oleh pertumbuhan industri telekomunikasi di Indonesia. Solusi pembayaran online kini semakin populer di seluruh nusantara dan kemajuan teknologi memudahkan transaksi bisnis domestik dan internasional yang sebelumnya sulit dilakukan.

Mau melakukan pengeriman uang ke luar negeri? Gunakan Adaremit saja. Dengan proses pengeriman ke luar negeri yang mudah, aman, dan murah. Maksimalkan pengeriman uang ke luar negeri dengan menggunakan Adaremit.