Pengertian dan manfaat ‘Tingkat Pengambilan (RoR)’ terhadap investasi anda.

Tingkat pengembalian adalah metrik keuangan yang mengukur profitabilitas suatu investasi dari waktu ke waktu. Ini adalah konsep penting yang harus dipahami oleh pemilik bisnis atau investor mana pun, karena dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang cara mengelola kas dan investasi bisnis Anda . Pada artikel ini, kita akan mempelajari dasar-dasar tingkat pengembalian, termasuk apa itu tingkat pengembalian, bagaimana cara menghitungnya, dan bagaimana menggunakannya untuk mengelola kas bisnis dan kas menganggur.

Pada artikel ini, akan dijelaskan lebih lanjut tentang RoR.

Apa itu Tingkat Pengembalian (RoR)?

Tingkat pengembalian ( RoR ) adalah keuntungan atau kerugian bersih suatu investasi selama jangka waktu tertentu, yang dinyatakan sebagai persentase dari biaya awal investasi. Saat menghitung tingkat pengembalian, Anda menentukan persentase perubahan dari awal periode hingga akhir.

Sederhananya, tingkat pengembalian adalah jumlah uang yang diperoleh suatu investasi selama periode waktu tertentu, yang dinyatakan sebagai persentase dari investasi awal. Misalnya, jika Anda menginvestasikan $1.000 pada suatu saham dan menghasilkan $1.050 setelah satu tahun, tingkat pengembaliannya adalah 5%. Perhitungan ini juga dapat disesuaikan dengan memperhitungkan nilai waktu uang, yang memperhitungkan fakta bahwa uang saat ini bernilai lebih dari jumlah uang yang sama di masa depan.

Tingkat Pengembalian Riil vs. Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR)

Konsep yang terkait erat dengan tingkat pengembalian sederhana adalah tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR). CAGR adalah tingkat pengembalian tahunan rata-rata suatu investasi selama jangka waktu tertentu lebih dari satu tahun, yang berarti penghitungannya harus memperhitungkan pertumbuhan selama beberapa periode.

Untuk menghitung tingkat pertumbuhan tahunan gabungan, kami membagi nilai investasi pada akhir periode yang bersangkutan dengan nilainya pada awal periode tersebut; naikkan hasilnya ke pangkat satu dibagi dengan jumlah periode kepemilikan, misalnya tahun; dan kurangi satu dari hasil selanjutnya

Jenis Tingkat Pengembalian

Ada beberapa jenis tingkat pengembalian, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Jenis yang paling umum meliputi:

Tingkat Pengembalian Sederhana

Ini adalah penghitungan tingkat pengembalian paling dasar dan merupakan total pengembalian suatu investasi dibagi dengan investasi awal. Mudah untuk menghitungnya tetapi tidak memperhitungkan nilai waktu dari uang.

Tingkat Pengembalian Majemuk

Jenis tingkat pengembalian ini memperhitungkan nilai waktu uang dengan mempertimbangkan investasi kembali dari setiap pengembalian yang diperoleh. Ini adalah ukuran kinerja investasi secara keseluruhan yang lebih akurat namun bisa lebih rumit untuk dihitung.

Tingkat Pengembalian Tahunan

Jenis tingkat pengembalian ini menyatakan tingkat pengembalian sebagai persentase tahunan, sehingga memudahkan untuk membandingkan investasi dengan jangka waktu yang berbeda.

Rumus RoR

Rumus untuk menghitung tingkat pengembalian ( RoR ) adalah:

Tingkat pengembalian =[ (Nilai saat ini−Nilai awal)Nilai awal]×100 Tingkat pengembalian=[Nilai awal(Nilai saat ini−Nilai awal)​]×100

Tingkat pengembalian sederhana ini terkadang disebut tingkat pertumbuhan dasar, atau alternatifnya, laba atas investasi (ROI). Jika Anda juga mempertimbangkan pengaruh nilai waktu uang dan inflasi, tingkat pengembalian riil juga dapat didefinisikan sebagai jumlah bersih arus kas yang didiskontokan (DCF) yang diterima atas suatu investasi setelah disesuaikan dengan inflasi.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengembalian

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat pengembalian suatu investasi, antara lain:

Risiko: Investasi yang lebih berisiko biasanya menawarkan potensi keuntungan yang lebih tinggi, namun juga memiliki kemungkinan kerugian yang lebih tinggi.

Inflasi – Inflasi dapat mengikis daya beli pengembalian, sehingga penting untuk dipertimbangkan ketika mengevaluasi investasi.

Perpajakan – Berbagai jenis investasi dikenakan pajak dengan tarif berbeda, yang dapat mempengaruhi tingkat pengembalian secara keseluruhan.

Time Horizon – Semakin panjang jangka waktu suatu investasi, semakin banyak waktu yang dimilikinya untuk digabungkan dan berpotensi menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.

Tingkat pengembalian adalah konsep penting yang harus dipahami oleh setiap pemilik bisnis atau investor. Ini dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang cara mengelola bisnis Anda dan kas menganggur , dan dapat digunakan untuk mengevaluasi potensi profitabilitas berbagai investasi. Dengan memahami berbagai jenis tingkat pengembalian, faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya, dan cara menggunakannya untuk mengelola kas bisnis, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat dan berupaya mencapai tujuan bisnis Anda. Namun, penting untuk dicatat bahwa tingkat pengembalian bukan satu-satunya metrik yang perlu dipertimbangkan ketika membuat keputusan investasi, dan penting juga untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti tingkat risiko dan dampak pajak dan inflasi.