Kenali Bedanya Transfer Uang Secara Kliring, RTGS, dan Real Time

Salah satu masalah yang terjadi dalam jual beli online yaitu pada saat pembayaran mengenai orderan tertentu. Contohnya, penjual sudah transfer sejumlah uang sesuai harga yang ditentukan, dilakukan sebelum pukul 22:00, ternyata ketika penjual check melalui internet banking uangnya belum masuk ke rekening. Ternyata hal tersebut terjadi salah satunya karena perbedaan bank antara si pembeli dan penjual.

Pada pembahasan kali ini kita akan mengetahui perbedaan dari transfer uang secara kliring, RTGS, dan real time, simak pembahasan ini hingga selesai ya.

Opsi Transfer Antar Bank

Nah, untuk pembahasan yang pertama adalah transfer antar bank. Opsi ini pastinya sudah tidak asing lagi bukan untuk Anda? Ada beberapa metode opsi transfer antar bank yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan, antara lain sebagai berikut:

Lalu Lintas Giro atau LLG

Lalu Lintas Giro (kliring) dalam pengiriman memerlukan waktu yang cukup lama. Ini salah satu kekurangan dari metode ini. Bahkan waktu yang dibutuhkan sekitar 2-3 hari kerja untuk sampai ke rekening tujuan. Namun, keuntungannya adalah biayanya yang lebih murah sekitar Rp5.000 – Rp15.000 dengan batas maksimal nominal transfer adalah 1 miliar rupiah.

Jadi, jika Anda mengirimkan uang pada hari Jumat, maka uang dapat sampai ke tujuan pada hari Selasa atau Rabu, sedangkan hari Sabtu dan Minggu merupakan hari yang mana para pegawai libur bekerja. Jika tanggal merah di hari Seninnya, maka waktu untuk transfernya akan lebih lama lagi.

Jadi jika Anda mau transfer uang menggunakan LLG sebaiknya jangan berdekatan dengan hari libur karena waktu transfer yang jauh lebih lama.

Real Time Gross Settlement atau RTGS

Jika Anda ingin mentransfer uang dalam jumlah besar maka RTGS adalah pilihan terbaik. Dengan opsi ini, minimal uang yang dikirimkan sebesar 100 juta rupiah! Sistem RTGS kurang lebih sama dengan kliring namun waktu lebih cepat, yang mana kliring membutuhkan waktu 2-3 hari kerja untuk uang transfer sampai ke rekening tujuan, maka RTGS hanya membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam saja.

Meskipun demikian, ada beberapa pengecualian yang perlu Anda ketahui. Misalnya Anda mengirimkan uang lebih dari pukul 15.00 atau saat bank sudah akan tutup, maka uang yang dikirim akan sampai ke rekening tujuan pada keesokan harinya.

Selanjutnya, pengiriman juga dapat tertunda jika dilakukan pada tanggal 30 atau 31 (akhir bulan). Pasalnya bank sedang melakukan proses tutup buku sehingga proses pengiriman biasanya terlambat satu hari kerja.

Biaya untuk metode pembayaran ini sebesar Rp25.000–Rp50.000 untuk tiap transaksinya. RTGS biasanya digunakan untuk pengiriman uang dalam jumlah yang cukup besar, dan memerlukan waktu yang lebih singkat daripada LLG.

Setoran Tunai ke Bank Tujuan

Jika Anda ingin pembayarannya cepat sampai dan memiliki waktu luang untuk mengunjungi bank, maka bisa memilih opsi yang satu ini. Misalnya, rekening tujuan Anda adalah BCA, sedangkan Anda tidak mempunyai rekening BCA, jadi Anda hanya perlu mendatangi kantor cabang BCA terdekat dan melakukan setoran tunai. Untuk setoran tunai ini hanya membutuhkan waktu maksimal 1 jam.

Transfer Menggunakan ATM Bersama

Bank pada umumnya memiliki fasilitas berupa delivery channel bagi para nasabahnya, salah satunya berupa mesin ATM yang letaknya tersebar di berbagai tempat agar nasabah lebih mudah melakukan transaksi secara mandiri.

Terkadang, bagi nasabah yang bertempat tinggal di daerah yang jauh dari pusat kota atau jika sedang melakukan perjalanan liburan contohnya, sulit untuk menemukan mesin ATM yang sama dengan bank tempatnya membuka rekening. Anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut, karena Anda bisa menggunakan jaringan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) Bersama, yaitu jaringan koneksi antar bank yang memungkinkan Anda untuk cek saldo, transfer antar bank, dan penarikan tunai.

Biasanya pada mesin ATM Bersama tertera bank apa saja yang sudah bergabung dalam anggota jaringan ATM Bersama. Hampir sebagian besar bank yang ada di Indonesia sudah bergabung dengan jaringan ATM Bersama. Juga, nasabah yang bertransaksi melalui ATM Bersama tidak selalu dan semuanya dikenakan biaya. Beberapa bank tidak mematok biaya sama sekali atau gratis. Namun, sebagian bank mematok biaya biasanya sebesar Rp5.000.

Perbandingan Kliring/LLG, RTGS, dan Real Time Online

Sedangkan untuk perbedaan dari transfer uang secara kliring, RTGS, dan real time yaitu:

  • Kliring/LLG

Sebelum dilakukannya proses pembayaran, maka bank diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan/clearing dari saldo rekening dari sumber. Tujuan dari transaksi kliring agar proses transaksi bisa berjalan lebih mudah dan aman.

  • RTGS

Dibandingkan dengan Kliring, proses transfer RTGS memang lebih cepat sampai ke tujuan. Bahkan hanya menunggu beberapa jam saja. Namun proses juga bisa lebih lama karena beberapa hal seperti transfer dilakukan saat bank ingin tutup, atau pada tanggal 30 atau 31 di akhir bulan.

  • Real Time Online

Real Time Online atau yang biasa disingkat RTO merupakan salah satu sistem transfer uang tercepat sehingga sangat fleksibel, jadi tidak heran banyak orang yang lebih memilih opsi ini. Bahkan dalam waktu beberapa saat saja uang sudah terkirim ke rekening yang dituju.

Perusahaan Pengelola ATM Bersama di Indonesia

ATM Bersama merupakan salah satu jaringan perbankan yang pertama dan juga terbesar di Indonesia. Ada banyak institusi yang tergabung dengan ATM Bersama baik itu lembaga bank ataupun non bank. PT Artajasa Pembayaran Elektronis selaku pemilik dan pengelola dari ATM Bersama ini.

Selain itu, PT Artajasa Pembayaran Elektronis juga mendukung berbagai solusi terkait dengan pembayaran non tunai. PT Artajasa Pembayaran Elektronis selalu berinovasi dan Anda bisa mengetahuinya lewat keberagaman fitur yang semakin lengkap di ATM Bersama.

Perbandingan Biaya ATM Bersama, Prima, Alto, dan Link

1. ATM Bersama

Berikut biaya transaksi di ATM Bersama:

  • Transaksi transfer dikenakan biaya sebesar Rp6.500.
  • Transaksi penarikan tunai dikenakan biaya sebesar Rp7.500.
  • Transaksi cek saldo dikenakan biaya sebesar Rp4.000.
  • Untuk perubahan PIN dikenakan biaya sebesar Rp4.000.
  • Jika saldo tidak cukup maka biayanya Rp3.000.

2. ATM Prima

Selain ATM Bersama, ada juga ATM Prima yang terhubung dengan lebih dari 80 bank di Indonesia dan memiliki lebih dari 120.000 jaringan mesin ATM berlogo PRIMA.

Berikut biaya transaksinya:

  • Biaya transfer dikenakan biaya sebesar Rp6.500.
  • Penarikan tunai dikenakan biaya sebesar Rp7.500.
  • Cek saldo dikenakan biaya sebesar Rp4.000.
  • Jika saldo tidak cukup/gagal melakukan transaksi dikenakan biaya sebesar Rp 2.500.

3. ATM Alto

Berikut biaya transaksi di ATM Alto:

  • Bank Eka Bumi Artha Rp5.000.
  • DBS Bank Rp6.500.
  • Bank Danamon Rp5.000.
  • Bank Sinarmas Rp7.500.
  • Maybank Rp7.500.
  • Panin Bank Rp6.500.

4. ATM Link

Berikut daftar biaya transfer ke bank lain via ATM Link:

  • Cek saldo Rp2.500.
  • Tarik tunai Rp5.000.
  • Transfer Rp4.000.

Sekarang Anda telah mengetahui apa perbedaan dari transfer uang secara kliring, RTGS, dan juga real time. Semoga informasi ini bisa membantu dan bermanfaat untuk Anda ya.