Biaya Hidup di Jepang

Biaya Hidup di Jepang

Siapa yang tidak tahu dengan negara yang dijuluki sebagai Negeri Sakura? Negara yang dimaksud yaitu Jepang. Jepang merupakan salah satu negara maju yang termasuk ke dalam Benua Asia.

Banyak yang menganggap bahwa Jepang merupakan negara yang paling maju di dunia. Hal ini dikarenakan banyaknya teknologi yang sangat canggih yang telah ditemukan di negara ini, seperti elektronik, transportasi, dan lainnya.

Teknologinya yang sangat canggih ini menimbulkan ketertarikan tersendiri bagi masyarakat untuk mengunjungi negara Jepang ini. Tidak hanya itu, keindahan bunga sakura yang hadir saat musim semi datang juga menambah ketertarikan masyarakat untuk berwisata bahkan bertempat tinggal di Jepang.

Jepang juga dikenal sebagai negara yang memiliki berbagai universitas yang terbaik, seperti Kyoto University, The University of Tokyo, dan lain-lain. Maka dari itu, tak sedikit mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studinya ke negara Jepang ini. Bahkan, ada pula yang ingin bertempat tinggal dan bekerja di negara ini.

Sebelum memutuskan untuk merantau ke Jepang, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan berkaitan dengan biaya hidup di Jepang. Simak informasi lengkap mengenai biaya hidup di Jepang di bawah ini.

Faktor Penentu Biaya Hidup di Jepang

Layaknya tinggal di negara sendiri, tentunya Anda juga harus memperhatikan berbagai hal yang mendukung untuk bertempat tinggal dalam waktu yang lama di Jepang. Tempat tinggal, makanan, transportasi merupakan beberapa contoh faktor penentu biaya hidup di Jepang.

Selain ketiga faktor tersebut, ada beberapa faktor lainnya yang juga penting untuk diperhatikan selama Anda bertempat tinggal di Jepang. Berikut daftar faktor penentu biaya hidup di Jepang yang penting untuk Anda ketahui.

1. Tempat Tinggal

Faktor penentu biaya hidup di Jepang yang pertama akan dibahas yaitu tempat tinggal. Umumnya, untuk tempat tinggal, Anda dapat menyewakan berbagai apartemen dengan ukuran yang kecil hingga besar dan yang berlokasi biasa saja hingga strategis.

Namun, sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa sebagian besar biaya tempat tinggal yang hanya berupa penyewaan ini tergolong sangat mahal. Biaya penyewaan apartemen ini dapat meliputi biaya per bulan ataupun per tahun.

Diketahui bahwa biaya penyewaan apartemen per bulannya berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 8 juta. Sedangkan untuk biaya penyewaan per tahunnya dapat diperkirakan mulai dari Rp 32 juta hingga Rp 94 juta.

Tingkat kemahalan penyewaan apartemen ini bergantung dari lokasi dan ukurannya. Biasanya apartemen dengan lokasi yang biasa saja dan ukurannya yang kecil memiliki biaya penyewaan yang lebih rendah.

Biaya penyewaan tempat tinggal tersebut tergolong sangatlah mahal, terlebih biaya ini terkadang belum termasuk jasa dan fasilitas lainnya. Untuk mendapatkan fasilitas pemanas, listrik, dan gas, biaya yang harus dikeluarkan berkisar dari Rp 1,6 juta sampai Rp 3 juta.

Bagi Anda yang ingin memasang fasilitas internet, maka akan dikenakan biaya tambahan sekitar Rp 568 ribu. Selain itu, untuk menyewa jasa bersih-bersih akan dikenakan biaya per jam sebesar Rp 330 ribu.

2. Makan dan Minum

Selain biaya sewa tempat tinggal yang mahal, berbagai menu makanan dan minuman juga memiliki harga yang cukup mahal. Diketahui bahwa jika ingin makan siang di daerah bisnis yang terletak di Tokyo, Jepang, Anda harus menyiapkan uang sekitar Rp 137 ribu untuk satu kali makan.

Sebenarnya untuk biaya makan dan minum ini sangat bergantung kepada gaya hidup yang dijalani. Biaya yang dikeluarkan untuk makan dan minum dapat berjumlah sedikit jika Anda memilih mengkonsumsi menu makanan yang sederhana.

Perkiraan biaya makan dan minum yang harus dikeluarkan per bulannya, yaitu sekitar Rp 780 ribu sampai Rp 4,5 juta. Sedangkan, jika dikonversikan dalam rentang waktu per tahun, maka biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp 9,5 juta sampai Rp 64,7 juta.

Biaya makan dan minum akan semakin rendah atau murah jika Anda mengkonsumsi makanan dan minuman yang sederhana atau biasa saja.

Pasalnya, bukan hanya makanan dan minuman di restoran saja yang tergolong mahal, tetapi berbagai bahan masakan yang dijual di Jepang ini juga terbilang mahal. Beberapa daftar harga bahan masakan yang dijual di Jepang, antara lain:

  • Telur 12 butir = Rp 33 ribu
  • Tomat 1 kg = Rp 90 ribu
  • Apel 1 kg = Rp 104 ribu
  • Kentang 1 kg = Rp 53 ribu
  • Ayam tanpa tulang atau boneless chicken 500 gr = Rp 57 ribu

3. Transportasi

Jepang sangat terkenal sebagai negara yang menyediakan transportasi umum yang cukup lengkap dan sangat memadai. Biaya yang harus dipersiapkan per bulannya jika Anda menggunakan transportasi umum, yaitu sekitar Rp 1,3 juta.

Jika Anda lebih nyaman menggunakan mobil, Anda juga dapat membeli mobil di sini dengan kisaran harga mobil yang hampir sama dengan di Indonesia, yaitu mulai dari Rp 300 juta. Namun, jika Anda menggunakan mobil pribadi, maka Anda juga harus menyiapkan biaya bahan bakar per liternya sekitar Rp 18 ribu.

4. Komunikasi

Untuk berkomunikasi atau internetan, tentunya Anda harus mendaftarkan paket internet di Jepang pada hp Anda. Paket internetan ini pun ada yang tergolong murah hingga mahal.

Provider NifMo menawarkan paket internetan yang cukup murah dibandingkan provider lainnya di Jepang, yaitu sekitar Rp 224 ribu dengan kuota 3 GB. Provider lainnya yang juga menawarkan paket internet, namun dengan harga yang lebih mahal adalah Sakura Mobile.

Paket internetan yang ditawarkan oleh Sakura Mobile ini, yaitu paket dengan kuota sebesar 20 GB dengan harga Rp 938 ribu.

5. Asuransi Kesehatan

Saat memutuskan tinggal di Jepang, tentunya Anda juga harus memperhatikan biaya untuk kesehatan Anda. Untuk menjamin kesehatan Anda, maka Anda dapat mendaftarkan asuransi kesehatan di Jepang.

Terdapat dua jenis asuransi kesehatan yang dapat Anda temukan di Jepang, yaitu asuransi kesehatan nasional dan asuransi sosial. Nominal pasti dari biaya untuk pendaftaran asuransi kesehatan di Jepang ini pun tidak dijelaskan.

Hal tersebut dikarenakan biaya asuransi kesehatan di Jepang ini sangat bergantung kepada jumlah pendapatan seseorang.

Namun, bagaimana jika seseorang tersebut merupakan warga negara asing yang belum memiliki pendapatan tetap, seperti pelajar asing? Anda tidak perlu khawatir, karena Jepang juga menyediakan potongan biaya asuransi kesehatan bagi pelajar asing tersebut.

6. Keperluan Bulanan

Keperluan bulanan ini dapat berupa produk-produk perawatan diri, seperti pasta gigi, shampoo, deodoran, dan lainnya. Sama halnya dengan produk-produk makanan dan minuman, produk perawatan diri ini juga tergolong mahal.

Beberapa daftar harga produk perawatan diri yang harus Anda beli setiap bulannya saat tinggal di Jepang, antara lain:

  • Pasta gigi = sekitar Rp 31 ribu
  • Shampoo 400 ml = sekitar Rp 68 ribu
  • Deodorant roll on 50 ml = sekitar Rp 86 ribu
  • Tisu 4 rol = sekitar Rp 25 ribu

7. Hiburan dan Entertainment 

Selama tinggal di Jepang mungkin Anda membutuhkan hiburan, seperti menonton bioskop untuk menenangkan pikiran. Berapa saja biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati serangkaian kegiatan hiburan dan entertainment di Jepang tersebut? Berikut daftar harganya.

  • Tiket nonton bioskop untuk 2 orang = sekitar Rp 473 ribu
  • Tiket nonton teater untuk 2 orang = sekitar Rp 2,21 juta
  • Keanggotaan gym per bulan = sekitar Rp 1,06 juta

8. Tagihan Lain-Lain 

Selain itu, Anda juga harus menyiapkan biaya untuk tagihan lain-lain diluar biaya-biaya yang telah dijelaskan sebelumnya. Tagihan lain-lain ini dapat berupa tagihan telepon, kartu kredit, dan lainnya. Diperkirakan biaya tagihan lain-lain yang harus Anda siapkan, yaitu mulai dari Rp 876 ribu per bulannya.

Berapa Pendapatan Rata-Rata di Jepang?

Biaya hidup di Jepang memang sangat dikenal sangat mahal jika dibandingkan dengan biaya hidup di Indonesia. Namun, biaya hidup yang mahal ini ternyata diimbangi dengan gaji atau pendapatan rata-rata di Jepang yang tergolong tinggi.

Berdasarkan data gaji yang dilansir oleh Numbeo, diketahui bahwa pendapatan rata-rata per bulan di Jepang dapat mencapai Rp 37 juta, bahkan nilai pendapatan ini dapat lebih tinggi lagi.

Nilai gaji atau pendapatan per bulan di Jepang ini sebenarnya bergantung kepada jumlah jam kerja yang Anda habiskan selama per bulannya. Biaya kerja per jamnya ini pun memiliki nominal yang berbeda-beda di setiap kota di Jepang. Diketahui bahwa seseorang yang bekerja di Tokyo akan dibayar per jamnya sekitar Rp 134 ribu, di Osaka sekitar Rp 127 ribu, dan di Kyoto sekitar Rp 120 ribu.

Total dan Kesimpulan

Mengingat tingginya berbagai harga yang ada di Jepang ini, maka seseorang yang bekerja atau yang ingin belajar di Jepang ini harus menyiapkan biaya yang cukup tinggi.

Perkiraan biaya hidup yang harus dipersiapkan pekerja yang ingin bekerja dan tinggal di Jepang adalah sekitar Rp 163 juta sampai Rp 671 juta per tahunnya.  Sedangkan, biaya hidup yang harus dipersiapkan pelajar yang ingin melanjutkan studinya di Jepang adalah sekitar Rp 263 juta sampai Rp 846 juta per tahunnya.

Nominal biaya tersebut merupakan hasil konversi mata uang Jepang atau Yen ke mata uang Indonesia atau Rupiah.

Sebenarnya biaya hidup ini sangat bergantung terhadap biaya hidup yang Anda jalani. Jika, Anda memilih tempat tinggal yang murah, mengkonsumsi makan dan minum yang terjangkau, maka biaya hidup di Jepang akan semakin rendah atau murah.

Bagaimana Cara Mudah Transfer Uang ke Jepang? Coba Aderemit Saja

Biaya hidup yang tergolong mahal di Jepang ini menyebabkan Anda harus mempersiapkan sejumlah uang yang cukup di ATM agar tidak terjadinya kekurangan biaya.

Namun, memang tidak dapat dipungkiri bahwa adanya biaya tagihan lain-lain membuat Anda kehabisan uang di ATM dan membutuhkan uang tersebut dengan segera.

Dengan semakin majunya teknologi, maka muncullah inovasi yang lebih mudah, aman, dan tidak ribet dalam melakukan transaksi pengiriman uang atau transfer uang dari Indonesia ke Jepang.

Nah, saat ini Anda tidak perlu lagi khawatir mengenai transfer uang ini karena telah hadir Adaremit yang merupakan perusahaan yang menawarkan pelayanan pengiriman uang dan pembayaran ke luar negeri loh!

Anda tidak perlu takut tertipu, karena Adaremit menjamin transaksi pengiriman dan pembayaran uang Anda ke luar negeri dengan aman. Bahkan sudah banyak loh masyarakat Indonesia yang sudah menggunakan jasa pelayanan Adaremit ini.

Bagaimana cara melakukan transaksi pengiriman dan pembayaran uang ke Jepang melalui Adaremit ini? Caranya sangat mudah, Anda dapat langsung mengunjungi website  adaremit.co.id, kemudian lakukan pendaftaran terlebih dahulu dan transaksi pun dapat dengan mudah Anda lakukan melalui website ini.

Untuk informasi lebih lanjut terkait transaksi pengiriman dan pembayaran uang ke luar negeri melalui Adaremit ini, silahkan kunjungi website adaremit.co.id.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *